Wisata Kuliner Jayapura:Rumah Makan Padang Citra Bundo Ruko Dok II

Hello,

Kota Jayapura Provinsi Papua merupakan kota yang termasuk ramai aktivitas manusianya bahkan menurut kolega yang asli ambon lebih ramai di banding kota-kota provinsi ambon dan maluku utara.

dimana ada ramai aktivitas manusia maka hampir bisa dipastikan disitu ada rumah makan padang,

Ruko Dok II jayapura merupakan suatu teluk yang direklamasi menjadi daratan yang dikhususkan sebagai kawasan bisnis terutama perkantoran,hotel,wisata kuliner untuk memasuki wilayah ini dikenakan retribusi resmi dari pemerintah kota Jayapura sekitar Rp.1000 untuk kendaraan roda dua dan Rp.2000 untuk kendaraan roda empat.

wilayah Ruko Dok II Jayapura ini memiliki beberapa rumah makan padang yang salah satunya Rumah Makan Padang Citra Bundo.

Fasilitas:

Rumah Makan Padang Citra Bundo ini menempati ruko tiga lantai dengan luas lantai satu nya termasuk sempit dengan kapasitas tempat duduk sekitar 15-20 orang saja namun dilengkapi pendingin ruangan dan televisi lalu ada lantai duanya yang harus melalui tangga yang cukup vertikal serta dekat dapur minuman yang sayangnya saya belum pernah coba makan di lantai dua tersebut,

di rumah makan padang ini tidak disajikan di meja konsumen semua menu makanan namun begitu kita masuk kedalam langsung ketemu tempat makanan sehingga bisa langsung pilih baru kita duduk.

hal ini saya pikir efektif mengingat tempat duduknya sering penuh saat jam makan siang sehingga pilihan take away makanan menjadi utama.

Signature Dishes:  Rendang Daging, Gulai Otak

kelebihan makanan disini pada penggunaan bumbu yang tidak pelit sehingga ciri khas makanan padang tetap ada hal ini menjadi penting karena banyak rumah makan padang lain di kota ini banyak yang termasuk kurang dalam hal penggunaan bumbu sehingga bagi yang biasa makan padang di jakarta tentu akan merasa ada yang kurang,

bagi orang-orang yang menginginkan kepuasan makan maka ini tempat yang tepat karena dijamin kenyang dan puas serta berkeringat.

sambal hijau nya juga saya rasa cukup khas menampilkan citarasa padang.

untuk pilihan minuman mulai dari aneka jus buah,teh,kopi juga tersedia.

untuk harga pada tahun 2011 seporsi nasi rendang sebesar Rp.20.000,- dimana pada tahun itu seingat saya makanan termurah di rumah makan ini ialah nasi telor sebesar Rp. 15.000,-

Opening Hours/Jam Buka:
 Mon – Sun(senin-minggu) pukul 10:00 – 22:00 WIT

Payment Method/Cara Pembayaran: Tunai, Cash On Delivery

Services/Pelayanan:

1.Delivery Service: Rumah makan ini menyediakan pengantaran makanan untuk radius yang tidak terlalu jauh untuk konsumen individual yang memesan makanan dalam jumlah sedikit karena  menggunakan motor namun untuk pemesanan dalam jumlah besar seperti untuk acara bisa dilakukan jauh-jauh hari dan diantar dengan mobil karena kantor saya temasuk yang sering melakukan hal ini.

2.Parking Area : rumah makan ini hanya mempunyai kapasitas parkir untuk satu mobil itupun sudah digunakan oleh mobil pemiliknya sehingga pengunjung harus parkir di area sekitar yang dikenakan tarif parkir tersendiri.

3.Outdoor Seats: tidak ada

4.Free Wifi: tidak ada

5. servis petugas: saya merasa petugas yang menyiapkan makanan cukup responsif dan keramahannya standar saja yah minimal tidak jutek

6. Kebersihan:

a. Alat Makan:sendok dan garpu terbungkus tisue kertas dan tidak terlihat bekas cucian yang tidak bersih.untuk piringnya juga tidak terlihat bekas cucian yang tidak bersih walo banyak bekas retakan mikro yang terlihat.sedangkan gelas berisi teh tawar sebagai welcome drink juga terlihat bersih

b. Lantai:  cukup terlihat bersih walau terlihat berminyak lantainya

c. meja dan kursi: hal yang paling sering dijumpai dirumah makan padang ialah meja makan yang dibersihkan seadanya sehingga jika kulit tangan kita menyentuhnya akan terasa berminyak dan lengket dimana hal ini jarang  saya jumpai di rumah makan ini walo pernah beberapa kali juga merasakannya.

7. Environment: mengingat rumah makan ini berada dalam kawasan khusus sehingga selama saya makan didalamnya belum pernah menjumpai ada pengemis atau orang mabuk yang masuk kedalam dimana hal ini cukup sering terjadi di tempat makan lain yang berada di pinggir jalan dan pintu masuknya terbuka. untuk keamanan parkir kendaraan,saya tidak menyarankan dilakukan terlalu jauh dari rumah makan ini karena di dalam kawasan ruko ini banyak tempat makan yang menyajikan alkohol sehingga pada waktu-waktu tertentu seperti malam minggu sampai hari minggu siang termasuk hari-hari libur bakal ditemui banyak orang yang nongkrong didepan ruko-ruko kosong untuk minum miras bahkan tidur akibat mabuk miras.kadang orang-orang yang terpengaruh alkohol ini suka iseng khususnya kepada pendatang walo tidak selalu terjadi namun bagi yang tidak terbiasa mengalami hal ini tentu kaget.

Iklan

Sushi Tei Bandung Super Mall

Istri saya penggemar Japanese Food sehingga cukup sering juga ke restoran Sushi Tei saat di Jakarta dan saat pindah ke Bandung pun tetap mencari restoran ini dan akhirnya ketemu juga di Bandung Super Mall yang memiliki kapasitas duduk tidak sebanyak Sushi Tei Pondok Indah Mall,kebetulan istri gw hobi makan  chuka idako dan salmon maki yang dikomentari istri gw rasanya tidak sama dengan yang disajikan di Sushi Tei Pondok Indah Mall dimana yang disajikan di PVJ ini rasanya lebih asin dan rasanya kurang menggoyang lidah.

tentunya gw ga percaya begitu aja dengan komentar istri sehingga harus ikut mencobanya juga ternyata memang betul rasanya berbeda,entah apakah ini untuk menyesuaikan dengan lidah warga Bandung atau lidah kami saja yang lagi sensi sehingga terasa berbeda rasanya.

Pengalaman Naik Baraya Travel Ciputat-Surapati

Hari Minggu tanggal 11 Agustus 2013, saya menggunakan mobil baraya travel jurusan ciputat(gintung)-surapati jam keberangkatan 18.30 WIB dan harga tiketnya naik jadi 70 ribu rupiah setelah kenaikan harga BBM,kemudian saya memilih menduduki kursi no.6 yang oleh petugasnya dibilang sebelah pintu masuk.

untung keberangkatan kali ini tidak terlambat yang biasanya terjadi bila saya menggunakan baraya travel dari bandung ke ciputat yang bahkan bisa sampai 2jam terlambat.

penumpang untuk jam keberangkatan ini cuma 7 orang dan dideretan kursi yang sama dengan saya terisi penuh.

setelah semua penumpang masuk ke dalam mobil,saya berinisiatif mengunci pintu mobil travel yang persis disebelah saya karena tahu ini mobil ga ada central lock atau dikunci oleh petugasnya dari luar.

betapa kagetnya saya melihat pintu mobilnya tidak tombol pengunci sehingga meninggalkan lubang bulat di lokasi yang seharusnya ada tombol dimaksud.

selain itu di kursi yang saya tempati tidak ada sabuk pengamanannya dimana hal ini memang sering saya baca dari testimoni pengguna baraya travel sebelumnya

sangat disayangkan pihak manajemen travel tidak memperhatikan keselamatan standar yang sederhana seperti tombol pengunci pintu mobil.

mengingat harga tiket baraya travel ciputat- bandung menjadi 70ribu setelah kenaikan harga BBM setelah sebelumnya hanya 58ribu disaat travel merk lain untuk jurusan yang sama harga termurahnya sudah 70ribu.

mungkin istilah kenek bis kopaja/metromini di jakarta bilang murah kok mau selamat,mungkin kalo harga tiketnya 58ribu yang selisih 12ribu lebih murah dari travel murah lainnya mungkin pihak baraya kesulitan mengurusi faktor keselamatan dan keamanan mobil dan penumpang,

namun saat ini harga tiket baraya travel sudah di harga yang sama dengan travel-travel lain namun tidak ada perhatian akan standar keamanan minimal maka hal ini bisa dibilang bentuk kelalaian manajemen baraya. terlebih lagi di dalam mobil tidak informasi nomor kontak yang bisa dihubungi jika pelanggan ada yang tidak puas.