APBN Klasifikasi Belanja Negara

Klasifikasi Belanja Negara

Belanja Negara dirinci menurut :  organisasi, fungsi dan jenis belanja.

a. Organisasi :

Rincian belanja negara disesuaikan dengan susunan kementerian negara/lembaga pemerintahan pusat

Secara garis besar susunan rincian belanja tersebut dapat dibedakan menjadi beberapa bagian anggaran yang terdiri dari :

1. Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara : MPR, DPR, MA, dll;

2. Kementerian  : Dep. Dalam Negeri, Dep. Keuangan, dll;

3. Setingkat Kementerian : Kejaksaan Agung, Panglima/Polri, dll;

4. Kementerian Koordinator : Polkam, Kesra, Perekonomian, dll;

5. Kementerian Negara : LH, Koperasi, PAN, dll;

6. Lembaga Non Departemen : BIN, BPN, dll;

7. Komisi-Komisi : Mahkamah Konstitusi (MK), KOMNAS HAM, Komisi Yudisial (KY), dll;

8. Lembaga Keuangan :

8.1. Cicilan Bunga Utang,

8.2.Perimbangan,

8.3.Penyertaan Modal Negara,

8.4.Penerusan Pinjaman,

b.Fungsi :

Terdiri dari :

1. Pelayanan Umum

2. Pertahanan

3. Ketertiban dan Keamanan

4. Ekonomi

5. Lingkungan Hidup

6. Perumahan dan Fasilitas Umum

7. Kesehatan

8. Pariwisata dan Budaya

9. Agama

10. Pendidikan

11. Perlindungan Sosial

Dari kesebelas fungsi tersebut dapat dirinci lagi menjadi 79 Sub fungsi yang terdiri atas :

  1. Pelayanan Umum terdiri atas :  8  Sub Fungsi
  2. Pertahanan terdiri atas :  5  Sub Fungsi
  3. Ketertiban dan Kemanan terdiri atas :  7  Sub Fungsi
  4. Ekonomi terdiri atas : 11 Sub Fungsi
  5. Lingkungan Hidup terdiri atas :  7  Sub Fungsi
  6. Perumahan dan Fasilitas Umum terdiri atas :  6  Sub Fungsi
  7. Kesehatan terdiri atas :  6  Sub Fungsi
  8. Pariwisata dan Budaya terdiri atas :  5  Sub Fungsi
  9. Agama terdiri atas :  4  Sub Fungsi
  10. Pendidikan terdiri atas : 10 Sub Fungsi
  11. Perlindungan Sosial terdiri atas : 10 Sub Fungsi

Sub Fungsi akan dirinci lagi menjadi Program yang terdiri atas : 250 Program yang menjadi kesepakatan bersama antara Pemerintah dengan DPR-RI.

Jenis Belanja Terdiri dari :

  1. Belanja Pegawai,
  2. Belanja Barang,
  • Belanja Modal,
  • Pembayaran Bunga Cicilan,
  • Subsidi,
  • Belanja Hibah,
  • Bantuan Sosial
  • Belanja Lain-Lain

Belanja Pegawai terdiri atas : Gaji dan Tunjangan, Honorarium/Lembur/Vakasi, Tunjangan Umum (51);

Belanja Barang terdiri atas : Barang, Jasa, Pemeliharaan, Perjalanan, BLU (52);
Belanja Modal terdiri atas : Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan Bangunan, Jalan, Irigási dan Jaringan, Pemeliharaan Yang dikapitalisasi, Fisik Lainnya (53);
Pembayaran Bunga Cicilan terdiri atas :

  1. Pembayaran Bunga Utang,
  2. Pembayaran Discount SUN DN,
  3. Pembayaran Discount SUN LN,
  4. Pembayaran Loss On Bond Redemption,
  5. Pembayaran Discount SBSN DN,
  6. Pembayaran Discount SBSN LN,
  7. Belanja Denda (54);

Subsidi terdiri atas : Subsidi Perusahaan Negara, Subsidi Perusahaan Swasta (55);

Belanja Hibah terdiri atas : Hibah kepada Pemerintah Luar Negeri, Hibah kepada Organisasi International, Hibah Kepada Pemda (56);

Bantuan Sosial terdiri atas : Bantuan Kompensasi Sosial, Bantuan sosial Lembaga Pendidikan dan Peribadatan, Lembaga Sosial lainnya (57);

Belanja Lain-lain (58).

Penulis: ramaputra

The World of Adhitya Ramaputra

1 thought on “APBN Klasifikasi Belanja Negara”

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s